Tampilkan postingan dengan label aneka tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aneka tips. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Agustus 2011

Tips Merawat Mobil, Paktis dan Sederhana

Sudah bukan rahasia lagi, kalau sebagian pemilik kendaraan hanya bisa mengendarainya saja tapi tak memahami cara-cara merawat kendaraan, baik mobil atau motor dengan benar. Nah, berikut ini ada beberapa tips dasar yang mudah dipelajari dan dipraktekan untuk merawat mobil kesayangan Anda. Tips ini bersifat praktis dan sederhana, selamat mencoba.


1. Ganti ban mobil Anda setiap 5 ribu sampai 8 ribu kilometer. Dan jangan lupa bersihkan brake dust-nya yang sering kotor karena aspal atau tanah. Cek tekanan ban secara berkala, minimalnya seminggu sekali.

2. Bahan Bakar beroktan tinggi belum tentu menjamin mesin jadi bertenaga. Karenanya, gunakan bahan bakar sesuai karakter atau tipe mobil Anda.

3. Bagian elektrikal, bila Anda ingin memperbaiki sesuatu yang berhubungan dengan system elektrik – putuskan dulu aliran listrik dari aki. Kemudian, bersihkan juga bagian aki dan penutupnya karena di sinilah sering berada kotoran-kotoran seperti debu dan batu-batu kecil yang bisa merusak system elektrik mobil Anda.

4. Lampu adalah bagian penting dari sebuah mobil. Karena itu lampu wajib diperhatikan dengan sangat baik. Bagian lampu sen misalnya, bila sudah berkedip lebih cepat dari biasanya, segera ganti, karena itu artinya ada lampu yang pecah di dalam. Bila ingin mengganti sendiri, jangan sentuh bagian kaca lampu. Tangan Anda akan menyisakan minyak dan lemak yang dapat bereaksi dengan halogen yang ada di bohlam. Akibatnya, bohlam bisa pecah ketika dinyalakan.

5. Meski sederhana, warning lightsi yang ada di bagian dashboard harus terawatt. Lampu-lampu seperti indicator besin, aki, speedometer, dan lain-lain sangat berguna bagi pengemudi. Jadi harus dipastikan semuanya berfungsi dengan baik.

Gambar: google

Selasa, 16 Agustus 2011

Tips Mudik yang Aman dan Sehat

Hari raya Idul Fitri identik dengan momentum untuk bersilahturahmi dan bermaaf-maafan. Karenanya tak heran jika di tanah air budaya mudik atau pulang kampung selalu terjadi setiap tahun di saat hari raya tiba.

Mudik boleh diartikan sebagai kembali ke tempat asal untuk bertemu keluarga. Dan pastinya mudik dilakukan oleh perantau yang meninggalkan kampung halaman dan keluarga tercintanya. Tujuan utama dari mudik sendiri barangkali adalah untuk berkumpul bersama keluarga, dan dengan suka cita merayakan hari kemenangan bersama-sama.

Saya sendiri juga seorang perantau. Keluarga masih banyak yang tinggal di daerah Jawa sana. Meski tidak setiap tahun atau setiap hari lebaran, mudik juga pernah saya lakukan. Untuk tahun ini sepertinya saya akan merayakan hari lebaran di Jakarta saja alias tahun ini tidak ada agenda mudik. Mudah-mudah, tahun depan diberi kesempatan untuk ikutan mudik dan mengunjungi sanak famili yang ada di kampung.

Bicara tentang mudik, apalagi menjelang hari lebaran, sudah pasti yang terlihat adalah ramai dan macet – apabila menempuh jalur darat dengan kendaraan bus umum, mobil atau sepeda motor. Pun begitu, saya punya sedikit tips untuk mempersiapkan perjalanan mudik kita agar bisa terasa lebih nyaman.

1.       Istirahat yang cukup sebelum berangkat mudik

Umumnya, kita berangkat mudik setelah libur kantor tiba. Dan biasanya juga banyak yang langsung berangkat selepas pulang kerja di hari terakhir. Sebenarnya ini kurang baik untuk tubuh kita, apalagi yang membawa kendaraan sendiri, tentu badan akan cepat lelah dan mengganggu perjalalanan, alih-alih malah bisa membahayakan. Jadi sebelum berangkat istirahat dulu dengan cukup.   

2.       Periksa kondisi kesehatan

Kalau mau mudik, bukan cuma kendaraannya saja yang perlu diperiksa, orangnya juga perlu diperiksa terutama kondisi kesehatan. Pastikan Anda yang mau mudik benar-benar dalam kondisi yang fit, sediakan juga sejumlah obat-obatan yang barangkali Anda perlukan nanti selama dalam perjalanan atau di kampung halaman.

3.       Bawa bekal makanan dan minuman yang cukup

Ketika mudik, seakan-akan uang itu tidak ada harganya. Maksudnya, kalau kita kebanyakan jajan di perjalanan sama juga dengan pemborosan, lagi pula biasanya harga-harga makanan atau jajanan di perjalanan mudik cukup mahal, para pedagang suka member harga yang semaunya saja. Jadi, praktisnya Anda bawa bekal sendiri. Persiapkan dengan baik makanan dan minuman yang Anda butuhkan selama perjalanan. Tak perlu banyak, yang penting cukup.

4.       Periksa kondisi kendaraan

Bagi yang membawa kendaraan sendiri, memeriksa kendaraan wajib hukumnya. Apalagi jika akan bepergian jauh. Bukannya apa-apa, memeriksa kendaraan penting adanya demi keselamatan Anda selama dalam perjalanan.

5.       Istirahat yang cukup dalam perjalanan

Mengendarai kendaraan sendiri juga perlu memperhatikan kondisi pengemudi. Jangan memaksakan untuk terus berjalan, jika sudah lelah sebaik istirahat. Nikmati saja perjalanan mudik Anda, tidak usah terburu-buru.

6.       Jangan sembarangan konsumsi obat/suplemen penambah stamina

Kalau saya, lebih suka yang wajar-wajar saja. Jangan memaksakan mengkonsumsi suplemen atau obat-obatan yang ‘katanya’ bisa meningkatkan stamina agar tidak cepat lelah selama perjalanan. Kalau memang dasarnya tubuh sudah lelah, istirahat saja, tidak usah dipaksakan dengan mengonsumsi ini itu.

7.       Manfaatkan posko-posko mudik

Biasanya, ketika musim mudik tiba, sejumlah instansi baik pemerintah maupun swasta ramai-ramai membuka posko mudik yang tujuannya membantu para mudik untuk beristirahat sejenak. Biasanya juga posko ini sifatnya gratis lho. Jadi jangan ragu untuk mampir ke posko mudik tadi, hitung-hitung istirahat.

8.       Istirahat yang cukup di tujuan

Jika sudah sampai ke tempat tujuan, istirahat dulu. Jangan langsung keliling-keliling untuk berlebaran. Santai saja, biarkan tubuh kembali prima agar kesehatan Anda tidak terganggu dikala berhari raya.
Demikian tips singkat dari saya untuk mudik, semoga bermanfaat. Akhir kata, selamat mudik dan hati-hati di jalan.

Gambar: goolge

Rabu, 20 Juli 2011

Tips Ringan Hilangkan Bau Kaki

Sepatu yang kita pakai boleh bagus modelnya atau juga mahal harganya, tapi siapa sangka begitu sepatu itu kita lepas, langsung keluar aroma tak sedap alias bau kaki. Nah, kalau sudah begitu, masalah namanya.

Sumber masalah dari bau kaki adalah keringat. Keringat itu sendiri sebenarnya merupakan campuran air dan garam sehingga tidak memiliki bau tertentu. Lalu kalau begitu, apa hubungannya keringat dengan bau kaki? Ternyata, bau tak sedap itu disebabkan oleh bakteri pada kulit yang memakan keringat dan membuang kotoran yang memiliki hawa atau bauk yang kuat. Pun begitu, sebenarnya keberadaan bakteri pada kulit itu normal, hanya saja karena keringat bakteri yang ada jadi lebih banyak, karena keringat ada sumber makanan untuk bakteri-bakteri tadi.

Bagi yang punya masalah dengan bau kaki, saya punya beberapa tips sederhana yang bisa dipraktekan langsung untuk mengatasi masalah bau kaki.

1.       Sepatu dibungkus kertas koran

Simpanlah sepatu di tempat yang dingin selama semalam sambil dibungkus kertas koran dengan rapat. Kertas koran ini bisa menyerap bau yang ada di dalam sepatu.

2.       Masukan bubuk kopi ke dalam sepatu

Cara lain untuk menghilangkan bau pada sepatu adalah dengan memasukan bubuk kopi ke dalam sepatu. Agar tidak berantakan, bubuk kopi dibungkus saja pakai tisu, baru dimasukan ke dalam sepatu. Bubuk kopi punya aroma yang kuat untuk menghilangkan bau tak sedap.

3.       Taburi bagian dalam sepatu dengan soda kue

Ambil 1 atau 2 sendok teh soda kue dan masukan ke dalam sepatu, dan diamkan selama 1 malam. Tapi sebelumnya, pastikan dulu bagian dalam sepatu kering sebelum diberi soda kue. Jika sudah didiamkan, bersihkan soda kue itu dari bagian dalam sepatu, mudahnya bisa dengan cara menepuk-nepukan sepatu. Dengan soda kue ini, bau tak sedap pada sepatu bisa hilang.

Nah… cukup mudah bukan cara-cara yang saya sampaikan. Bahan-bahannya juga pasti ada di rumah kita. Kalau dari pembaca sekalian punya tips lain untuk mengatasi bau kaki, bisa juga ikut berbagi informasi di blog saya ini.

Gambar: google