Tampilkan postingan dengan label korea tourism organization Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label korea tourism organization Indonesia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 April 2012

Ingin Coba 3 Makanan Korea Ini

Karena sering mengikuti informasi seputar Korea dari fanpage dan Twitter Korea Tourism Organization Jakarta, lama kelamaan saya jadi tahu banyak tentang Korea. Meski belum pernah ke Korea, tapi dari informasi-informasi Korea Tourism Organization Jakarta, saya yakin Korea adalah negeri yang indah, menarik, dan wajib dikunjungi jika ada kesempatan.

Melalui event Pemilihan Touch Korea Tour Pengalaman Korea Tim ini, saya berharap bisa terpilih menjadi pemenang dan bisa berkunjung ke Korea. Hmm… jika itu terwujud, pasti seru sekali. 

Ini ada postingan saya yang pertama untuk event tersebut. Saya ingin menulis tentang 3 makanan yang ingin saya coba di Korea. Kalau saya sendiri sih, pernah coba makanan Korea di restoran Korea, tapi cuma kimchi dan bulgogi. Jadinya, boleh dibilang pengalaman saya bersama makanan Korea masih sangat terbatas.

Gimbap, makanan sehat
Makanan Korea pertama yang ingin saya coba adalah Gimbap. Makanan ini sepertinya makanan yang cukup sehat lho. Sebab, gimbap terbuat dari tumis sayuran, daging sapi, acar lobak manis, dan beras, berguling dan terbungkus rapat dalam selembar rumput laut, dan kemudian diiris menjadi seukuran gigitan lingkaran. Proses pembuatan gimbap menyerupai teknik glasswork Italia Millefiori, dan memang, gimbap jadi sering terlihat terlalu cantik juga makan.


Kongguksu, mie kuah kacang kedelai
Berikutnya, makanan kedua yang ingin saya coba adalah kongguksu. Makanan ini merupakan masakan Korea yang terdiri dari mie kuah kacang kedelai dingin. Kuah kacang kedelai terbuat dari kedelai putih yang dihaluskan dan memiliki ciri khas rasa yang manis dan kandungan protein yang tinggi. Biasanya Kongguksu dinikmati orang Korea di musim panas. Mie kuah dingin? Apa rasanya seperti es campur ya? penarasan…


Bingsu, es campur ala Korea
Dan makanan ketiga yang ingin saya coba adalah bingsu. Kalau yang ini, sepertinya lebih tepat dikatakan minuman. Soalnya, bingsu ini adalah ss campur gaya Korea yang populer saat musim panas. Aneka buah segar ditimbun es serut halus lalu dikucuri sirop atau susu kental manis. Panas-panas minum es campur bingsu… pasti segar nih!

Gambar : http://www.cnngo.com, http://www.flickr.com/, www.istockphoto.com/, http://world.kbs.co.kr , http://www.koreataste.org

Jumat, 30 Maret 2012

10 Alasan KTO Memilih Saya


Artikel ini masih saya buat dalam rangka mengikuti event blog Touch Korea Tour yang diselenggarakan oleh Korea Tourism Organization (KTO) Indonesia. Event ini merupakan salah satu kesempatan baik untuk saya agar bisa berkunjung ke Korea.

Sebelumnya, sudah ada beberapa artikel lain yang saya postingkan untuk event blog KTO Indonesia ini. Kali ini saya ingin menuliskan tentang 10 alasan mengapa KTO harus memilih saya menjadi pemenang.

1.       Saya suka Korea
Tari tradisional Korea

Mengunjungi Korea adalah salah satu hal terbesar dalam hidup saya yang ingin saya wujudkan. Banyak hal yang saya suka dari Korea, sehingga saya harus bisa menginjakan kaki di negeri ginseng itu. Selama ini, saya mengenal Korea hanya dari internet, buku, majalah, radio, dan juga televisi. Pengalamannya tentu akan berbeda jika saya bisa berkunjung langsung ke Korea.

2.       Seoul akan saya taklukan

Jiwa muda Seoul

Seoul adalah salah satu kota yang populer di Asia. Menjelajahi kota Seoul menjadi agenda tersendiri bagi saya. Mencoba langsung trasportasinya, menikmati makanan Korea di kafe-kafe Seoul yang modern, atau juga mengunjungi tempat-tempat wisata menarik di Seoul. Sekarang ini saya tinggal di Jakarta, dan jika saya berkesempatan ke Seoul, saya ingin mengetahui apa saja yang membedakan Seoul dan Jakarta, yang sama-sama kota besar, juga sama-sama sebagai ibukota negara.

3.       Ingin bisnis kuliner Korea

  Kuliner Korea

Nah, kalau yang satu ini ada kaitannya dengan usaha. Budaya Korea, termasuk juga makanannya tengah populer di kalangan muda Indonesia. Kalau saya bisa ke Korea, saya ingin mengenal secara langsung makanan Korea, tujuannya, saya ingin punya usaha kuliner yang menyajikan makanan Korea. Kalau bisa belajar tentang makanan Korea langsung dari negeri asalnya, ehm.. pasti akan jadi nilai lebih bagi usaha kuliner Korea saya.

4.       Bahasa Korea, harus bisa
Program belajar bahasa Korea dari www.visitkorea.or.kr

Secara formal, saya belum pernah belajar bahasa Korea melalui lembaga pendidikan bahasa. Kegiatan belajar bahasa Korea, selama ini hanya berjalan seadanya, hanya melalui buku, kamus, dan internet. Tapi, meski begitu, setidaknya semangat saya untuk mempelajari bahasa Korea selalu ada. Dan akan sangat luar biasa rasanya jika saya bisa belajar bahasa Korea, langsung di Korea.

5.       Bisa Bahasa Inggris
Komunikasi dengan bahasa Inggris

Alasan yang satu ini akan sangat mendukung perjalanan saya ke Korea. Maklum saja ya, bahasa Korea saya masih ala kadarnya. Jadi jika saya ke Korea, bahasa Inggris akan jadi bahasa pengantar saya yang utama. Paling nggak, bisa bahasa Inggris ini, nggak bikin malu KTO Indonesia ..hehehehe..

6.       Penyuka wisata & traveling
Suka wisata, suka traveling

Saya suka berwisata, berpetualang, dan mengunjungi tempat-tempat menarik. Bisa berwisata ke Korea… pasti woke banget! Selama ini, mayoritas tempat wisata yang saya kunjungi adalah tempat wisata dalam negeri, misalnya tempat-tempat wisata di Jogjakarta, Semarang, Medan, Jakarta, Bandung, dan lainnya.

7.       Penulis blog wisata
  Artikel blog saya tentang wisata

Blog saya sendiri bertemakan wisata. Sejauh ini saya banyak menulis tentang wisata-wisata Indonesia dan luar negeri. Meski belum semua tempat yang saya tulis itu bisa saya kunjungi, paling tidak, angan-angan dan imajinasi saya sudah berkelililing dunia untuk berwisata. Jadi, jika saya mendapat kesempatan ke Korea, bukan hal yang sulit bagi saya untuk menuliskan pengalaman seru saya berwisata ke Korea.

8.       Hobi fotografi
Foto-foto budaya Korea dari www.visitkorea.or.kr

Selain menulis melalui blog, saya juga punya hobi lain yang saya rasa bisa mendukung kegiatan promosi wisata Korea yaitu fotografi. Dan dengan sedikit kebisaan saya ini, foto-foto cantik tentang wisata Korea bisa saya dapat, dan sudah pasti akan saya posting juga di blog pribadi saya. Tempat-tempat wisata populer di Korea seperti Pulau Jeju dan Pulau Nami jadi target foto saya di deretan teratas.

9.       Promosi wisata Indonesia
Candi Borobudur, satu ikon wisata Indonesia

Selain Korea, juga sudah pasti saya cinta Indonesia. Dan jika ada kesempatan ke Korea, saya ingin mengenalkan wisata Indonesia kepada masyarakat Korea, terutama juga kepada grup Kpop Miss A & 2PM yang menjadi bagian dari event Touch Korea Tour KTO ini. Jika masyarakat Indonesia dan Korea saling mengenal lebih dekat, saya yakin hubungan kerja sama yang terbina antara kedua negara juga akan semakin baik.

10.   Saya ingin ngobrol langsung dengan Miss A & 2PM

Video : Touch Korea - Korea, in style

Sebelumnya lihat dulu video di atas ya. Itu video tentang wisata Korea, dengan bintang Miss A & 2PM. Nah, kalau yang ini, mungkin akan jadi hiburan paling keren kali ya. Bisa ketemu sama grup Kpop, Miss A & 2PM terus ngobrol-ngobrol dan foto bareng mereka. Jika ketemu mereka, ada beberapa pertanyaan yang ingin saya ajukan, salah satunya adalah “Apakah Miss A & 2PM tahu Indonesia?”…

Sebenarnya sih, ada banyak alasan kenapa KTO harus memilih saya. Tapi berhubung ini kompetisi, pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Kalau pun belum beruntung saya siap, yang terpenting saya sudah berusaha dan ikut berpartisipasi di event Touch Korea Tour KTO ini. Oke chinggudeul, minta dukungannya ya.


Kamis, 29 Maret 2012

Touch Korea Tour, 3 Barang yang Ingin Dibeli

Setiap bepergian ke tempat wisata, saya selalu menyempatkan diri untuk membeli beberapa benda dari tempat wisata itu sebagai kenang-kenangan. Kalau saya sih berprinsip, tak perlu barang yang mahal ataupun bagus sekali, yang penting unik dan bisa menghadirkan kenangan akan tempat wisata yang saya kunjungi tadi.

Jika ada kesempatan ke Korea, selain menikmati wisata dan budayanya yang menarik, saya juga akan membeli beberapa benda, atau setidaknya 3 jenis benda sebagai kenang-kenangan. 

Ragam benda pertama yang ingin saya beli adalah barang-barang Kpop semisal CD album, poster, t-shirt Kpop dan lain-lain. Pemilihan barang yang berkaitan dengan Kpop ini disebabkan karena begitu populernya Kpop di Indonesia. Jika bisa mendapat barang-barang Kpop yang original dan langsung dari Korea, pasti seru dan berkesan sekali. 

Wajib beli pernak-pernik Kpop
Selanjutnya, barang kedua yang ingin saya beli adalah lampu lentera tradisional Korea. Di Korea, lampu-lampu tradisionalnya memiliki lapisan penutup yang terbuat dari kertas atau hanji. Cukup unik dan mewakili budaya Korea juga menurut saya. Kalau yang saya baca dari sejumlah artikel tentang Korea, untuk membeli lentera hanji ini, saya harus berkunjung ke Insa-dong yang merupakan pusatnya barang-barang souvenir khas Korea. 

Lampu tradisional Korea
Nah, yang terakhir atau yang ketiga, barang yang ingin saya beli adalah keramik Korea, khususnya perlengkapan minum teh seperti teko dan cangkirnya. Barang ini terkenal banget lho. Keramik Korea juga cukup bagus dan berkelas. Kalau bisa beli perlengkapan minum teh keramik dari Korea, bakalan saya pajang di rumah, nggak dipakai untuk minum, sayang.

Aneka keramik Korea

Selasa, 20 Maret 2012

3 Hal yang Harus Saya Lakukan di Korea

Pesona wisata Korea, banyak hal menarik yang ingin dilakukan
Bisa keliling dunia atau setidaknya mengunjungi negara lain, pastinya adalah keinginan setiap orang. Menginjakan kaki di tempat yang baru, sekaligus indah pasti akan menyenangkan. Jika ada kesempatan, saya pun ingin melakukannya, mengunjungi tempat-tempat wisata yang menarik dan penuh pesona dari satu negara lain.

Adalah Korea Selatan. Negara di bagian Timur Asia yang terkenal dengan sebutan Negeri Ginseng itu merupakan negara yang sangat menarik untuk saya. Bukan hanya karena ketenaran KPOP atau drama Korea-nya yang mendunia, tapi juga karena pariwisata dan budayanya.

Jika saya berkesempatan menginjakan kaki di Korea, ada 3 hal utama yang ingin sekali saya lakukan. Dengan ke-3 hal itu, saya yakin perjalanan saya ke Korea akan jadi sangat berkesan, hingga akhirnya akan jadi salah satu kenangan manis dalam hidup saya. Dan ke-3 hal itu adalah : 


Mengunjungi tempat wisata sejarah Korea

Wisata sejarah Korea di Gyeongbokgung Palace
Sejauh ini, saya hanya tahu sedikit tentang sejarah Korea. Itupun hanya melalui internet, buku-buku, dan sesekali dari film-film atau drama Korea. Seperti Indonesia, Korea pun memiliki catatan sejarah masa lalu, terutama dari masa Kerajaan yang cukup panjang. Dan yang saya tahu, hingga kini masih ada beberapa istana dari kerajaan-kerajaan di Korea dulu, yang masih terawat dengan baik, di antaranya adalah Gyeongbokgung Palace adalah salah satu peninggalan nenek moyang Korea Selatan yang penuh nilai-nilai sejarah, yang berdiri tahun 1395. Selanjutnya adalah Changdeok Palace. Pada awal berdirinya di tahun 1405, istana ini adalah villa atau atau tempat peristirahatan para raja. Istana Changdeok adalah istana Dinasti Joseon di Seoul. Selain kedua istana itu, saya juga ingin mengunjungi istana-istana lainnya yang ada di Korea. Sudah pasti perjalanan wisata istana Korea ini akan jadi perjalanan wisata yang menarik dan penuh ilmu pengetahuan.

Mencoba KoreaStay

Belajar budaya Korea melalui KoreaStay
Dari hasil jelajah internet yang saya lakukan, Korea rupanya juga menyediakan program wisata budaya bagi turis asing dengan ikut tinggal bersama keluarga Korea. Program ini dikenal dengan sebutan KoreaStay. Bagi saya, KoreaStay sangat menarik sekaligus menantang. Melalui program ini, dalam kurun waktu tertentu, kita bisa benar-benar merasakan menjadi orang Korea, dengan tinggal bersama keluarga Korea, dan tentu saja hidup dengan cara-cara dan adat istiadat masyarakat Korea. Sungguh menarik, dan sangat pantas untuk dilakukan.

Menikmati Gemerlap Malam di Korea

Wisata malam di Korea, selalu seru penuh keramaian
Berbanding terbalik dengan wisata sejarah, wisata malam di Korea penuh dengan irama masa kini, serba terang, dan penuh keramaian. Saya yakin, detak kehidupan malam di Korea, terutama di Seoul berjalan dengan sangat cepat. Restoran dan cafe yang buka di malam hari, rasanya harus dikunjungi untuk menikmati malam di Korea. Kemudian, dilanjutkan dengan menikmati kerlap-kerlip lampu kota dari ketinggian, dan tentu saja hal itu harus dilakukan dari lantai tertinggi di N Seoul Tower. Ehm.. Sepertinya, tak cukup 1 malam untuk menikmati Korea di malam hari.

Gambar : http://icorners.com, http://www.beewonguesthouse.com, http://www.pof.usace.army.mil

Senin, 13 Februari 2012

Catatan dari Korea Tourism Awards 2011 KTO Indonesia


Korea Tourism Awards 2011 & Business Plan 2012
Hari Jumat kemarin, saya mendapat satu kehormatan untuk menghadiri sebuah acara penghargaan wisata yang diadakan oleh kantor perwakilan wisata Korea yang ada di Indonesia, mewakili dari komunitas blogger yang aktif menulis tentang wisata, terutama wisata Korea. Bersama beberapa orang teman, saya datang ke acara yang mengambil tempat di Hotel Mulia, Jakarta.

Organisasi pariwisata Korea atau yang juga dikenal dengan nama Korea Tourism Organization Indonesia (KTO) pada Jumat,11 Februari 2012 lalu menggelar acara pemberiaan penghargaan yang bertajuk Korea Tourism Awards 2011. Acara ini sendiri  ditujukan untuk mengapresiasi para perusahaan perjalanan dan wisata Indonesia yang telah banyak membantu mempromosikan wisata ke Korea, sekaligus juga mempresentasikan rencana kerja dari KTO Indonesia untuk tahun 2012 ini.

Banner wisata Korea
Video konten promosi wisata Korea
Melalui acara ini, saya berpendapat jika pemerintah Korea sangat peduli dengan industri wisata dalam negerinya. Jujur saja, saya mengagumi kebijakan seperti itu, mempromosikan wisata lokal ke dunia internasional.  

Sejumlah perwakilan dari perusahaan tour & travel hadir di acara malam penghargaan KTO itu. Di antara mereka, sejauh yang saya lihat.. terpilih 3 perusahaan travel yang mendapat penghargaan dari KTO karena telah berjasa paling banyak memberangkatkan wisatawan Indonesia untuk berkunjung ke Korea.

Para peraih penghargaan berfoto bersama Direktur KTO Indonesia, Mr. Kwon
Susana acara
Selain memberikan sejumlah penghargaan, pihak KTO Indonesia juga sempat menyinggung soal rencana kerjanya untuk tahun 2012 ini. Ada beberapa program kerja yang dicanangkan oleh KTO Indonesia, satu di antaranya adalah mempromosikan sebuah event akbar yang akan diadakan Korea pada pertengahan tahun ini, yakni Yeosu Expo 2012. Expo ini merupakan expo kelas internasional yang kabarnya akan diikuti oleh 100 negara termasuk Indonesia. 

Di samping event expo, pihak KTO Indonesia juga menjelaskan tentang paket wisata yang akan disediakan. Paket wisata yang ditawarkan itu antara lain meliputi berkunjung ke Nami Island dan Dongdaemun Market, berkunjung ke Yeosu dan menyaksikan expo, serta berkeliling kota Seoul.

Slide show Yeosu Expo 2012
Oiya.. informasi mengenai Yeosu Expo 2012 ini bisa dilihat di halaman FB KTOIndonesia, di sana informasinya disampaikan dalam bahasa Indonesia. Sementara untuk informasi dalam bahasa Inggris, bisa diakses melalui situs resmi Yeosu Expo 2012.

Suasana dari malam penghargaan yang diselenggarakan KTO Indonesia itu berjalan meriah dan santai. Semua undangan tampak antusias mengikuti jalannya acara ini. Harapan saya sih semoga event ini selalu ada setiap tahunnya, agara hubungan kerja sama antara Indonesia dan Korea terutama pada bidang pariwisatanya bisa terbina semakin lebih baik lagi. 

Souvenir dari Korea Tourism Awards 2011
Selepas acara utama selesai, ini yang ditunggu-tunggu ..hehehe.. para undangan yang datang dijamu santap malam oleh pihak KTO Indonesia. Dan yang seru juga, setiap undangan yang datang mendapat cinderamata berupa selimut dan buku-buku tentang Korea dari KTO Indonesia.  Ehm.. lumayan, jadi makin tahu tentang Korea.