Tampilkan postingan dengan label Sea Games 2011 Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sea Games 2011 Indonesia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 November 2011

Kisah Sriwijaya di Pembukaan SEA Games


Jumat, tanggal 11 November esok merupakan hari pembukaan SEA Games XXVI. Pembukaan perhelatan olahraga paling bergengsi di Asia Tenggara ini akan dilakukan di Palembang, Sumatera Selatan, tepatnya di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. 


Dari banyak berita di berbagai media massa, disebutkan jika pembukaan SEA Games kali ini akan berlangsung sangat meriah. Dan yang lebih membanggakan lagi, kisah kejayaan Kerajaan Sriwijaya di masa lampau akan menjadi tema utama dari pembukaan SEA Games ini.


Kerajaan Sriwijaya sendiri merupakan salah satu kerajaan Budha terbesar yang pernah berdiri di bumi nusantara ini. Kerajaan Sriwijaya yang berpusat di Sumatera Selatan berdiri sekitar abad ke-7 sampai 11. Wilayah kekuasaannya meliputi sebagian besar Asia Tenggara, mulai dari Sumatera, Kalimantan, Semenanjung Malaya, Thailand, Vietnam, Filipina, hingga Kamboja.

Penari cantik membawakan Tari Gending Sriwijaya
 Nah, kembali ke event pembukaan SEA Games, ada satu tari yang membesarkan kejayaan Sriwijaya. Tari yang satu ini sepertinya juga akan tampil pada pembukaan SEA Games, tari itu adalah Gending Sriwijaya.

Di kala ku merindukan keluhuran dulu kala
Kutembangkan nyayian lagu Gending Sriwijaya
Dalam seni kunikmati lagi zaman bahagia
Kuciptakan kembali dari kandungan Sang Maha Kala
Sriwijaya dengan Asmara Agung Sang Maha Guru
Tutur sabda Dharmapala Sakya Khirti Dharma Khirti
Berkumandang dari puncaknya Siguntang Maha Meru
Menaburkan tuntunan suci Gautama Budha sakti

Kutipan syair di atas merupakan potongan lirik lagu yang mengiringi Tari Gending Sriwijaya. Tiap-tiap baitnya menyampaikan keluhuran, kebesaran Sriwijaya dan kebahagiaan masyarakatnya.

Salah satu gerakan Tari Gending Sriwijaya
Salah satu tari kebanggaan Indonesia ini dibawakan oleh 9 penari muda nan cantik, dengan balutan busana adat khas Sriwijaya yakni aesan gede, selendang mantra, paksangkong, dodot, dan tanggai. Ke-9 orang ini merupakan penari inti yang dikawal dua penari lainnya, yang membawa tombak dan payung. 

Pada pembukaan SEA Games nanti juga akan ditampilkan sejumlah tarian lainnya, yang pada intinya juga akan menceritakan kebesaran Kerajaan Sriwijaya dan kejayaannya menguasai Asia Tenggara. Kemudian, kisah tentang terbentuknya Kota Palembang juga akan disajikan pada pembukaan SEA Games ini.

Gambar : http://img.kaskushotthread.com, http://feastforrelief.com

Rabu, 26 Oktober 2011

Api SEA Games XXVI dari Mrapen

Logo SEA Games XXVI Indonesia
Sebentar lagi perhelatan olahraga terbesar milik masyarakat Asia Tenggara yakni SEA Games edisi ke-26 akan digelar. Untuk tahun ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah. SEA Games ke-26 ini akan diadakan pada 11 hingga 22 November mendatang, dan sebagai kota penyelenggara dipilih Palembang, Sumatera Selatan dan Jakarta.

Satu hal yang menarik perhatian saya adalah api yang digunakan sebagai penyala obor SEA Games kali ini. Sejauh informasi yang saya temui, api untuk SEA Games Indonesia 2011 bersumber dari api abadi Mrapen, Jawa Tengah.

Api untuk SEA Games kali ini sendiri sudah diambil dari Mrapen pada Minggu, 23 Oktober lalu. Saat ini api sedang dibawa menuju ke Palembang oleh sejumlah atlet atau mantan atlet. Api ini juga akan diarak ke sejumlah kota yang dilintasi selama perjalanan, dengan tujuan mengobarkan semangat masyarakat Indonesia guna memberi dukungan kepada para atlet yang akan berlaga di SEA Games supaya bisa menorehkan prestasi yang membanggakan.

Api SEA Games XXVI dibawa menuju Palembang
Mengenai kisah api abadi Mrapen bisa saya tuliskan bahwa Mrapen dan api abadinya dikenal sebagai salah satu keajaiban alam. Sumber api abadi Mrapen berada di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Konon, api abadi Mrapen ini ditemukan oleh Sunan Kalijaga dalam perjalanannya dari Majapahit kembali ke Kerajaan Demak. Ketika itu, para prajuritnya sudah merasa letih karena telah menempuh perjalanan yang jauh.

Dan di kawasan Mrapen, Sunan Kalijaga pun mengistirahatkan pasukannya, dan mulai mencari air. Tapi, di sekitar lokasi itu sulit menemukan air. Sunan Kalijaga pun menancapkan tongkatnya ke tanah dan berdoa kepada Tuhan, tak lama tongkat pun dicabut tapi yang keluar bukannya air seperti yang diharapkan melainkan api abadi Mrapen.

Kemudian, Sunan Kalijaga mengulangi lagi doanya, dan kembali menancapkan tongkatnya tak jauh dari lokasi api abadi, barulah keluar air yang sangat jernih yang kini dikenal dengan nama Sendang Dudo.

Api abadi Mrapen sudah sangat akrab dengan dunia olahraga. Sebelumnya, api abadi Mrapen pernah juga dipakai untuk menyulut obor sejumlah pesta olahraga seperti Ganefo, PON, dan Asian Beach Games 2010.

Api abadi Mrapen dimaknai sebagai pengobar semangat untuk berjuang dan berprestasi. Saya sendiri berharap yang terbaik untuk tim Indonesia pada perhelatan Sea Games 2011 ini. Dan sudah pasti, Indonesia menjadi juara adalah harapan kita semua.

Nah, buat yang aktif di internet, terutama facebook, bisa mendukung tim Indonesia pada SEA Games 2011 ini dengan bergabung pada grup atau fan page pendukung tim Indonesia. Di facebook sendiri sudah banyak kok grup-grup atau fan page pendukung Indonesia. Satu page yang saya temui adalah SEA Games XXVI, INDONESIA JUARA, cukup “like” untuk bergabung dengan grup ini. Ayo dukung Indonesia!