Tampilkan postingan dengan label film keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label film keluarga. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Oktober 2011

Film Dolphin Tale, Kisah Nyata Lumba-lumba yang Terluka


Film animasi The Lion King 3D yang sebelumnya bertengger di puncak box office harus merelakan tempatnya diduduki oleh sebuah film drama keluarga yang berjudul Dolphin Tale, sebuah film yang bercerita tentang seekor lumba-lumba yang terluka, yang harus dirawat dan direhabilitasi sekaligus mendapat ekor prostetik atau ekor buatan.

Dolphin Tale dirilis pada 23 September lalu. Film yang juga hadir dalam format 3D ini disutradarai oleh Charles Martin Smith dan didistribusikan oleh Warner Bros Pictures. Informasi lengkap tentang film Dolphin Tale ini juga bisa diakses langsung di situsnya, yakni www.dolphintalemovie.warnerbros.com.


Film ini mengisahkan perjuangan Winter, seekor lumba-lumba yang harus kehilangan ekornya karena terkena perangkap. Winter berhasil ditolong, tapi sayangnya ia tak bisa berenang lagi karena tak ada ekor. Singkatnya, sejak saat itu kebebasan Winter sebagai ikan yang hidup bebas di laut sudah musnah.

Orang-orang yang menyelamatkan Winter dari perangkap tadi pun mulai iba kepada Winter. Mereka mengupayakan agar Winter bisa berenang kembali. Tokoh Sawyer yang diperankan oleh Nathan Gamble, yang menemukan Winter terluka terus berjuang membantu Winter.


Dr. McCarthy yang dimainkan oleh Morgan Freeman merupakan seorang ahli prostetik. Ia juga turut berjuang membantu Winter dengan membuatkan ekor buatan untuk si lumba-lumba itu. Proses pembuatan ekor palsu ini bukanlah hal yang mudah, mengingat membuat ekor buatan yang bisa berfungsi selayaknya ekor sungguhan belum pernah dilakukan.

Film yang juga dibintangi oleh Harry Connick Jr., Cozi Zuehlsdorff, Ashley Judd, dan Juliana Harkavy ini bisa jadi tontonan yang menarik untuk disaksikan bersama keluarga. Banyak pelajaran berharga yang menginpirasi, yang dapat kita petik. Oiya.. film ini kabarnya juga diangkat dari kisah nyata. Selamat menonton.


  Gambar : www.imdb.com

Jumat, 23 September 2011

Film Mati Muda Dipelukan Janda, Perang Cinta 2 Janda untuk 1 Pemuda

Poster film Mati Muda Dipelukan Janda
Cinta sejati tak pernah memandang status sosial maupun latar belakang lainnya. Yang ada hanyalah murni hubungan kasih sayang antara dua insan yang ingin saling mengisi dalam hidupnya. Seperti yang dikisahkan oleh film yang satu ini, Mati Muda Dipelukan Janda, dimana ada seorang pemuda yang benar-benar jatuh cinta kepada wanita yang menyandang status janda.

Film yang mulai dirilis di bioskop pada 22 September ini mengangkat cerita tentang kehidupan umum di masyarakat, khususnya perempuan dengan status janda.

Film bergenre drama ini tidak hanya mengisahkan persaingan dua janda dalam mendapatkan seorang pemuda. Film ini juga menyoroti sekelumit permasalahan sosial yang lazim terjadi di masyarakat, mulai dari kehidupan kaum transgender, sepak terjang pekerja sipil, hingga tragedi perisahan antara anak dan orangtua.

Dalam Mati Muda Dipelukan Janda, tersebutlah seorang pemuda bernama Rahmat yang diperankan oleh Ihsan Tarore, yang bergabung dengan satuan polisi pamong praja demi sebuah seragam. Tujuan Rahmat ini sebenarnya untuk mendapatkan simpati Ratih (Ayu Pratiwi), seorang janda muda yang ditinggal mati suaminya.

Pada babak awal, hubungan Rahmat dan Ratih berjalan normal, hingga munculah sosok Sari yang diperankan oleh Shinta Bachir, janda pemilik warung nasi yang juga jatuh hati kepada Rahmat. Sari yang “gesit” itu rupanya tak menyukai kedekatan Ratih dengan Rahmat. Selanjutnya, munculah sejumlah konflik di antara ketiga tokoh tadi.

Ihsan Tarore sebagai Rahmat
Ayu Pratiwi sebagai Ratih
Shinta Bachir sebagai Sari
   Gambar: google

Senin, 19 September 2011

The Lion King 3D, Kembali Tayang Setelah 17 Tahun

Salah satu film animasi terpopuler kembali hadir meramaikan industri cinema. Adalah film The Lion King 3D yang kembali dibuat dan ditayangkan di layar lebar sejak 17 tahun lalu. Film The Lion King pertama kali diputar pada 1994.

Ketika itu, film animasi yang diproduksi oleh Disney ini sukses mengumpulkan pendapatan sebesar US$ 784 juta atau sekitar Rp 7 triliun dari pemutarannya di seluruh dunia.

Seperti pada film terdahulunya, The Lion King versi 3D ini mengisahkan perjalanan Simba, seekor anak singa pewaris tahta raja hutan yang hendak disingkirkan oleh Scar, seekor singa yang merupakan adik dari ayah Simba, Musafa, singa raja hutan.

Scar yang bekerja sama dengan hyne menjebak Simba dan ayahnya. Simba berhasil lolos, tapi tidak untuk ayahnya.

Simba melarikan diri dan hidup di gurun. Setelah dewasa ini bertemu kembali dengan teman-temannya, dan meminta Simba untuk kembali ke hutan dan mengusir Scar. Simba pun kembali ke hutan dan mendapati kerajaannya hancur karena ulah Scar.

Pertarungan antara Simba dan Scar pun terjadi, dan Simba berhasil mengalahkan Scar. Simba kembali berjaya, menjadi raja di hutan.

Gambar/video: google, youtube